Salah satu judul lagu Ratu yang lagi beredar sekarang ini. Kalau saja itu lagu sudah ada kurang lebih 2, 3 tahunan yang lalu mungkin bisa jadi sountrack kisah temanku sebut saja Andi, Dinda (pacar Andi) dan Lydya. Pertemanan yang kami rajut semenjak pertama masuk fe rasanya jadi aneh semenjak Dinda melancarkan keberatannya atas kedekatan Lydya dengan pacarnya Andi, meski semua teman dekat kami sudah tahu kalau Andi dan Lydya sudah lebih dahulu berteman sebelum Andi berpacaran bahkan kenal dengan Lydya. Pasalnya bukan hanya cemburu tanpa alasan, Dinda kerap merasa dibohongi oleh keduanya entah siapa yang berbohong tapi Dinda tahu mereka berdua sering smsan.
Semua teman dibuat bingung karena entah siapa yang harus mereka bela karena keduannya adalah teman dekat. Dinda benar2 marah ketika dia menangkap basah sms Lydya untuk Andi…(seperti pasangan pacaran kebanyakan yang suka saling check HP pasangannya ;p) tapi mau bagaimana lagi, memang sebelum Andi dan Dinda berpacaran Lydya sudah sering curhat kecil2an karena menurut pernyataan Lydya, dia sudah menganggap Andi seperti kakaknya sendiri. Bahkan mereka pernah mau janjian olahraga bareng tanpa mengajak Dinda, kesal dan uring-uringanlah Dinda dibuatnya.
Dampaknya kami semua juga dibuat ngak enak, makan disatu meja tapi menyapapun tidak, dingin dan kaku sekali mereka berdua hanya karena Andi dan Lydya yang dianggap ada main dibelakang… coba lagu teman tapi mesra ada dari dulu… mungkin untuk ngasih pengertian ke Dinda tidak serumit beberapa waktu yang lalu, toh klau jodoh tidak kemana. Tapi pasti tetap tidak semudah itu. Karena memang Andi juga suka tepe kemana2 sedang Lydya Cuma salah satu korban dan sialnya dia teman dekat Dinda dan jelas salah satu teman baik kami juga. Tapi mungkin perteman kami yang kurang dilandasi rasa consider yang lebih terhadap teman sendiri, karena kenyataannya kejadian nyaris sama meski beda kasus dan melibatkan orang yang berbeda terjadi lagi. Guys klo pada baca pls… dimengerti kenapa kadang gw suka sebel sama kalian, gemes sebenarnya, klo aja egonya bisa diteken… berhub masih syawal gw minta maaf lagi yach…
Ada lagi satu cerita teman tapi mesra yang menimpa temen sekantorku. Sebut saja namanya Nia yang dikenalkan pada Rio oleh teman sekantorku juga. Awalnya mereka kenalan lewat e-mail, biasa saling kirim e-mail dari yang basi sampai yang kocak abis. Dari e-mail2an Nia dan Rio akhirnya menanjak ke telphone2an. Jelas Nia amat pandai menyembunyikan ini semua dari pacarnya, abis kan masih pacaran, klo ada yang lebih baik kenapa engak. Begitu kilahnya suatu kali, Hubungan Nia dengan pacarnya memang ditentang oleh Ortu Nia, karena mereka sekantor dan konsekuensinya salah satu dari mereka harus ada yang keluar, selain itu juga Rio bekerja di perusahaan yang cukup ternama dinegeri ini dengan penghasilan yang cukup untuk hidup mapan, dan ortu Nia pasti setuju. Email-emailan sudah, telphonepun sudah, tiba saatnya untuk ketemuan pas kebetulan Rio pulang dinas dari kota kelahitan nia, dengan alasan bawa oleh2 tanpa pulang dulu ke kosannya Rio mampir ke kos-kosan Nia. Nia sich oke2 aja Dia toch dah tau tampang Rio dari friendster, mungkin Rio yang belum tau tampang Nia sperti apa penasaran, sehingga ngebela-belain dari bandara langsung meluncur ke kosan Nia. Dari sana mereka makin intens telpon2annya. Hingga satu hati Nia merasa seperti diteror dan bertekad langsung mundur…. Ada seorang perempuan lain yang merasa dekat dan sudah berkomitmen dengan Rio melabrak Nia dan meminta Nia menjauh dari Rio, meski dia mengakui sendiri kalau dia dan Rio tidak punya hubungan yang sering kita sebut pacaran. Dengan terkaget2 & schock dia memberitahu temanku yang mengenalkan mereka… temanku itu juga terbengong2 dan langsung men cross check… yach sedikit mengelak Rio bilang mereka cuma teman….. teman tapi mesra kali yach Rio….