Monday, December 26, 2005

-012. 4Get & 4Give

” seorang wanita (sanggup) menyimpan rasa cintanya hingga 40tahun, tapi tidak (sanggup) menyembunyikan rasa bencinya walau sesaat”
Tanyalah aku sebelum... kata-kata mutiara Ali bin Abi Thalib. p.93

Kalimat dalam buku bersampul hitam dengan ratusan halaman sedikit mengelitik saya.
Sepertinya nyaris benar kalimat diatas, hmm... koreksi lagi untuk diri saya. Belajar untuk menjadi lebih baik memang tak mudah, apalagi menahan nafsu yach salah satunya emosi.
Hampir semua temen dekat saya suka sebal kalau emosi saya sudah mulai meledak-ledak, kadang saya sendiri suka sebal dan mengutuki diri sendiri, harusnyakan ngak perlu sampai marah bahkan menangis untuk mengatasi satu masalah kecil. Hingga kadang-kadang saya seperti merasa menjadi orang yang hyperbolic... terutama setelah telepon sial menjelang siang ini dan karena mpek-mpek yang tak kunjung sampai juga padahal jadwalnyakan pagi ini sudah bisa dibagikan kepada ibu & bapak yang setiap saya lewat tersenyum nyinyir menanyakan nasib mpek2 pesanan mereka.

Sulit rasanya menahan kesal kalaupun ngak keluar amarah yach ekspresi sungutan yang keluar. Hiks gimana yach cara ngilanginnya, bawaan nich. Kemarin dalam sebuah percakapan dengan tante abg, dia berkali-kali mengucapkan kalimat 4get & 4give... aneh... tapi saya mengerti dia memang suka seperti itu apabila merasa tidak nyaman karena suatu hal (hampir sama sebenarnya -tapi tetep anehan tante abg agh..). Kami berdua eh berempat sama-sama tau bila lagi ngobrol trus tau-tau ada yang keluar rel yach pasti dia hang & inget sama cowok-cowok brengseknya, kecuali si tante galak.

4get & 4give, lagian tante abg apa yang harus di maafkan, kalaupun kata mutiara ali kena banget di kamu ( yang paling depan kan;p), 4get jelas harus meski cuma klise aja, ngak bisa kehapus semuannyakan. cuma berulang kali kalimat "hanya orang bodoh yang mengulang kesalahan yang sama" mostly happen to us??!!! again and again but it must have end....
Dah tante abg stop mengutuki diri sendiri dengan menyalahkan dia dan dirimu... karena ternyata perempuan memang seperti itu bahkan sejak jaman Ali bin Abi Thalib. Mba'yu juga mengalami hal yang sama... ya..ya..ya.. saya juga, teman kantor saya sendiri juga mengakuinya. Anggap saja sebagai ketidaksempurnaan hidup. Sejatinya tidak ada yang sempurna dimuka bumi ini, yang sempurna hanya DIA -kalimat favenya tante galak-

Once more 4get & 4give, paling ngak kalau memang itu bisa membuat seseorang yang marah yach taruh lah saya, tidak kehilangan kontrol, i'll try, toch kita mang harus mudah memaafkan kan?
yang punya kita aja bisa dengan mudah memaafkan kok kita ngak, ya nte... Tante abg jangan lupa oleh-oleh dari pasar klewer yach, hari senin kita tukeran oleh2.

0 Comments:

Post a Comment

<< Home