Monday, September 25, 2006

-081. Buk-bar

Bukbar (Buka bareng), Tiba2 saja terlintas diotak saya. Entahlah mungkin penyakit kangen saya kumat. Dan karena penyakit ini juga dua tahun lalu, atas bujukan teman saya, akhirnya acara Bukbar bisa terlaksana. Lumayan meski ngak semua bisa dateng tapi yang dateng yach cukup lah. Hingga tahun kemarin, beberapa teman mengusulkan untuk mengadakan bukbar lagi, dan entah kenapa meski saya sudah menghindar dan berteriak cuma mau jadi undangan saja, tetep mereka keukeh sereukeh maksa saya untuk jadi panitia. Panitia tunggal tepatnya, begitu yang Eni bilang. Mereka tahu saya bukan orang yang tega melihat teman saya menderita karena rasa kangen pada temannya. Akhirnya saya mau direpotkan kembali dengan acara yang satu itu.
Untuk tahun ini, sepertinya acara yang sama akan lebih sulit atau mungkin ngak bakal ada lagi? Entah lah, tergantung mereka, tapi saya jujur saja kalau bisa ngak mau jadi "panitia tunggal" lagi.
Saya hampir yakin kalau tahun ini ngak akan ada bukbar lagi, sebab, sebagian besar yang biasanya datang ke acara kumpul2 kini sudah ngak sendiri lagi, dan bukan itu saja, sebagian dari mereka juga ada yang telah memiliki momongan atau sedang hamil. Yach, mungkin acara silahturahmi, akan bergeser, dari bukbar menjadi resepsi. Iya selain bukbar, acara kita ketemuan paling hanya di acara resepsi...
ok guys... see u in another wedding party.. :D

0 Comments:

Post a Comment

<< Home