Thursday, September 21, 2006

-078. Kuping vs Tengorokan.

Sudah dua hari saya nyaris kehilangan suara, entah apa sebab pastinya, kalau kata ayah saya, munkin saya kena radang tengorokan. Setelah pilek minggu lalu sembuh, kemudian sabtu kemarin, mendadak telinga saya nyeri dan gatal. Saya mencoba untuk tidak mengeluh, tapi rasa yang ditimbulkan benar2 menggangu, sampai-sampai saya memerlukan 1 butir panadol penghilang nyeri untuk bisa tidur. Teman dan ibu saya menyarankan ke THT, tapi saya menolak, karena bukan sekali dua kali saya sakit kuping yang diikuti dengan penyakit lain. Kira2 setahun yang lalu, kuping saya infeksi di ikuti dengan demam tinggi ketika malam hari dan kepala yang sakit luar biasa. Sementara sekarang, kuping saya sepertinya infeksi, ya cuma infeksi dan sembuh ketika saya beri obat tetes kuping yang saya beli di toko obat kecil di lantai bawah gedung tempat saya bekerja. Tapi rabu malam, ketika nyeri dan gatal di kuping hilang, suara saya juga sepertinya ikut menghilang. Ada yang salah sepertinya dengan pita suara saya.
Beberapa teman kantor saya meledek kalau saya abis konser dan beberapa lagi bilang saya abis jualan teriak2. Benar-benar tersiksa, untungnya kerjaan sedang tidak ada yang mengantri ataupun minta untuk diselesaikan secepatnya.
Pagi tadi, karena saya penasaran ingin tahu mengenai infeksi kuping lebih lanjut (sebab kalau saya infeksi kuping saya kumat seperti saya bilang sebelumya tidak sendiri.) juga infeksi tengorokan. Di situs ini (milis nakita) biarpun kebanyakan mengenai masalah anak & balita, tapi toh penyakitnya hampir sama dengan saya, sakit telingga & panas. Lalu saya browse dan masuk ke sini untuk mengetahui 3 penyebab radang tengorokan, yaitu, infeksi, alergi dan iritasi. Ketiga hal tersebut juga dapat disebatkan karena kesehatan mulut dan gigi yang kurang terjaga, juga amandel. Nah info-info seperti ini sering sekali saya lewatkan, karena saya memang cenderung lebih senang untuk membaca novel atau cerita-cerita lainnya, ketimbang info yang sebenarnya sangat-sangat berguna.
Dan akhirnya saya masuk ke situs konsultasi kesehatan yang mengulas beberapa masalah dan keluhan dari beberapa orang. Awalnya saya mau tahu lebih banyak mengenai infeksi kuping ataupun radang tenggorokan, akibat dan sebabnya, tapi ketika masuk kesini saya malah klik, klik untuk melihat ke masalah penyakit lain. sedikit nyeleweng tapi ada gunanya kok.
Ada yang saya hampir lupa, saya juga menemukan artikel ini, artikel dengan judul Brojolintang, Pendekar Tengorokan ini mengenai tanaman yang bisa menyembuhkan tidak hanya penyakit tenggorokan saja, akan tetapi penyakit pernafasan. Lihat betapa kayanya indonesia, daripada mengkonsumsi obat racikan dari bahan kimia, lebih baik mengkonsumsi obat tumbuhan, lebih alami, dan kalau menurut saya lebih aman. Hmm, mungkin suatu saat bisa saya coba tanaman ini, mengingat hubungan saya dengan THT yang kurang baik, dan saya bukan orang yang mau pergi ke RS atau ke dokter kalau tidak sangat terpaksa (kecuali dokter kulit kencatikan tentunya :P).

0 Comments:

Post a Comment

<< Home