Thursday, October 05, 2006

-087. Pengamen = Penghibur atau Penganggu

Perbincangan saat Makan siang beberapa minggu yang lalu;
Berapa Jenis Pengamen yang loe tau coba?
Ha... mang pengamen ada jenis dan macamnya? memangnya ada?
Ada lah, loe klasifikasikan aja berdasarkan tempat misalnya.
Pengamen biskota, pengamen lampu merah, peng...
stop...stop... wah mulai ngaco lagi nich...
klo penyanyi bisa dikategorikan pengamen juga ngak?
Terserah, toh para penyanyi yang dah tenar aja masih suka nyebut dirinya pengamen
hah...
iya, itu kalau pas diwawancara wartawan karena jarang muncul di TV suka bilang "Ya, kalau untuk
ngamen2 di daerah saya sich masih sering mas/mba! saya sekarang lebih sering ngisi untuk acara offair"
oh... ya..ya..ya... trus.. intinya mo ngepain klo dah diklasifikasiin begitu buk...
Mau ngeliat tingkat disturbancenya... maksudnya yang mana yang tingkat gangguannya paling tinggi.... :D
apaan lagi.....
Iya, memang loe selama ini nganggep pengamen itu apa?
ya pengamen, dodol ih....
Bukan, bukan itu, ih... ngak cerdas banget sich loe... gue ganti deh pertanyaanya
Apa yang loe rasain tentang para pengamen itu pas mereka nyanyi, terhiburkah atau sebal karena merasa
terganggu?
Tergantung, errrr...tapi banyakan sebelnya sih...
kalo pengamen itu gimana (sambil menunjuk seorang pengamen yang setelah mendapatkan uang dari orang2
di meja seberang langsung pergi, padahal baru menyanyi beberapa bait saja.)
heh....
Ih, liat dech, tanpa gw bilang dia sebagai penganggu pun dia (pengamen itu) sudah menganggap diri mereka menganggu. Coba klo dia niat menghiburkan dia harusnya menyelesaikan lagu itu. Nah loe liat tuch gerombolan itu
mereka bermaksud menghibur dan memang ingin menghibur, ngak maksa kita untuk mengeluarkan uang dengan menyodorkan bungkus permen atau gelas aqua bekas kan?
oh... gitu... tapi pengamen mah lebih banyak jadi penganggu...
iya menganggu untuk mendapatkan uang... menyedihkan sekali.
Eits... ngak semua, itu contohnya. (sambil menunjuk gerombolan tadi)
iya sich, tapi most of them...
hehehe... eh udahan yuk, dah hampir jam satu nich....
heh heh

0 Comments:

Post a Comment

<< Home